Jumat, 26 September 2014

KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP MACAM – MACAM BIOMA DI DUNIA



KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP
MACAM – MACAM BIOMA DI DUNIA


NAMA : YULVA
NO . STAMBUK : A 321 10 017
JURUSAN : P . IPS
PRODI : PPKN
KELAS : A





FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TADULAKO




MACAM – MACAM BIOMA DI DUNIA
Bioma Tundra
Artinya daratan tanpa pohon . terdapat di wilayah paling utara Skandinavia, Rusia, Siberia, dan Kanada.
Cirri – cirri lingkungan :
 Dingin , kering
 Penetrasi sinar matahari sedikit atau tidak ada pada musim-musim tertentu
 Suhu rendah –400 (tanah beku)
 Pada musim panas salju meleleh, hanya pada lapisan tanah sebelah atas menjadi cair         sedang lapisan bawah tetap beku dan dinamakan permafrost.
Tumbuhan yang tersebar dan hidup di hutan ini adalah lumut sphagnum, lumut kerak, dan berbagai jenis rumput. Terdapat pula tanaman berbiji semusim, yaitu musim pertumbuhannya pendek (sekitar 60 hari) dan berbunga serempak. Selain itu juga terdapat tumbuhan bunga seperti strawberry.

 Bioma Air Laut
                   Bioma air laut kurang terpengaruh oleh perubahan iklim dan cuaca. Air laut memiliki ciri khas yaitu kadar garam yang tinggi (35 per mil). Pada perbatasan antara laut dan darat terdapat daerah pasang surut. Karena hempasan gelombang maka pada tepi laut terdapat gundukan pasir. Di belakang gundukan pasir terdapat hutan pantai. Tumbuhan yang hidup di daerah pantai harus menyesuaikan diri dengan hempasan gelombang. Biasanya terdapat tumbuhan menjalar dengan geragih yang panjang.


Fungsi dan kegunaannya
Air laut dijadikan orang – orang sebagai mata pencaharian , seperti nelayan untuk mencari ikan . sebagai tempat rekreasi , penelitian , dan lainnya .

 Bioma Air Tawar
Air tawar memiliki sifat salinitas (kadar garam) rendah. Bioma air tawar dibedakan menjadi ekosistem lentik (yang airnya tenang), misalnya danau, kolam, rawa, dan ekosistem lotik (yang airnya mengalir), misalnya sungai.
Tumbuhan yang menghuni lingkungan perairan tawar ada yang berukuran besar (makrohidrofita), ada yang berukuran kecil (mikrohidrofita), yaitu ganggang. Tumbuhan biji di ekosistem air tawar misalnya teratai dan eceng gondok. Tumbuhan yang berukuran mikroskopis misalnya ganggang biru, ganggang hijau, dan diatom. Kehidupan yang subur terdapat pada zona fotik, yaitu daerah yang dapat ditembus cahaya.


Pembagian air tawar  
Secara fisik bioma air tawar dibagi menjadi beberapa daerah, yaitu :
a.          Litoral (daerah tepi)
Daerah air yang dangkal sehingga cahaya matahari dapat menembus sampai ke dasar.
Contoh organisme yang hidup : tumbuhan berakar, fitoplankton.
b.         Limnetik (daerah tengah)
Daerah terbuka yang dapat ditembus cahaya matahari.
Contoh organisme yang hidup : fitoplankton, neuston.
c.          Profundal (daerah dasar)
Daerah yang tidak dapat ditembus cahaya matahari dan tidak ada tumbuhan yang dapat hidup.
Fungsi dan kegunaan bioma air tawar
Sebagai sumber air minum , mencuci , mandi , tempat mencari ikan dan memelihara ikan , dan lainnya .

 Bioma Gurun
 merupakan bioma yang di dominasi oleh batu/pasir dengan tumbuhan sangat jarang. Bioma ini paling luas terpust di sekitar 20 derajat LU, mulai dari Pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia Tengah. Sepanjang daerah itu terdapat kompleks gurun Sahara, gurun Arab dan gurun Gobi dengan luas mencapai 10 juta km persegi.
Bioma gurun memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
 Curah hujan sangat rendah, <250 mm/tahun dengan intensitas panas matahari sangat tinggi.
 Tingkat penguapan (evaporasi) lebih tinggi dari curah hujan.
 Air tanah cenderung asin karena larutan garam dalam tanah tidak cenderung berpindah baik karena pencucian oleh air maupun drainase
 Tumbuhan yang hidup di daerah gurun umumnya tumbuhan yang mempunyai daun yang kecil seperti duri dan berakar panjang.
·   Daun yang kecil berfungsi untuk mengurangi penguapan
·   Akar panjang berfungsi untuk mengambil air dari tempat yang dalam dan kemudian    disimpan dalam jaringan spons.
Jenis tumbuhan yang hidup di gurun contohnya kaktus , kurma .

Bioma padang rumput

Terdapat di Eropa (Hongaria, Rusia Selatan), Asia, Amerika Utara dan Selatan. Afrika Tengah dan Selatan.
Ciri-ciri lingkungan :
 Curah hujan rendah (25 – 30 cm/tahun).
 Suhu udara 100 – 30 0C.
Porositasnya rendah sehingga tidak mampu menyimpan air .

Vegetasi klimaks yang dominan adalah jenis rumput yang diselingi oleh tumbuhan perdu. Padang rumput tersebut mempunyai nama yang berbeda-beda di beberapa tempat, antara lain :
 Stepa (di Rusia Selatan)
 Puzta (di Hongaria)
 Prairi (Amerika Utara)
 Pampa (Argentina / Amerika Selatan)
Savana (Afrika)
 Fungsi dan kegunaannya
Padang rumput dijadikan sebagai sumber makanan hewan seperti : sapi , kuda , dan lain – lain .  Padang rumput seperti praire rumput tinggi di Kansas sekali waktu menutupi sebagian besar Amerika Utara bagian tengah. Karena tanah padang rumput sangat kaya akan nutrient, habitat ini menyediakan lahan subur bagi pertanian.   Dipotong untuk jerami atau dimakan oleh ternak, domba atau kambing.  Padang rumput abadi adalah salah satu faktor lingkungan yang melarang pertumbuhan tanaman berkayu, hal ini cukup jelas alasannya karena situasi ekstremlah yang membantu daratan itu hanya bisa ditumbuhi oleh rumput.



Taiga (Hutan Konifer)  
Bioma Taiga dan Terdapat di belahan bumi sebelah utara, misalnya di Rusia, dan Eropa Utara, serta Kanada dan Alaska . Bioma Taiga merupakan bioma terluas dari bioma-boma lain yang ada di bumi.
Bioma Taiga (Coniferus)


Ciri-ciri lingkungan :
 Musim dinginnya panjang disertai dengan salju.
 Penetrasi sinar matahari lebih tinggi daripada di Tundra.
Musim panas lebih panjang dan lebih panas daripada di Tundra, salju di lapisan atas tanah pada musim ini mencair sehingga dapat ditumbuhi pohon.
Curah hujan rata-rata 400 –  600 mm/tahun.
 Suhu  sangat rendah mencapai –60 0C.
 Tanah asam dan pedrolid (kurang subur).
Tumbuhan yang tersebar dan hidup di hutan ini terdiri atas anggota-anggota kelompok pohon jarum, seperti cemara, pinus, pohon spruce, alder, dan bir. Selain itu terdapat herba semak .


 Hutan Gugur (Hutan Desidua)
Terdapat di Amerika Serikat bagian Timur, Eropa Barat, dan beberapa di Asia seperti Korea dan Jepang Utara.
Ciri-ciri lingkungan :
 Memiliki empat musim (panas, dingin, semi, dan musim gugur).
 Curah hujan merata sepanjang tahun (75 – 100 cm/tahun).
 Suhu udaranya :
 Dingin pada musim dingin
 Panas pada musim panas panjang
 Sejuk pada musim semi dan gugur ,
 Pohon-pohonnya tidak begitu rapat dan jumlah spesiesnya antara 10 – 20 spesies. Tumbuhan yang ada terutama mapel, oak, beech, elu, hikori, sikamor, dan elm yang selalu meranggas (menggugurkan daun-daunnya) selama musim dingin.
 Hutan Hujan Tropis
Terdapat di Indonesia, Costa Rica, Amazon, Kongo.
Ciri-ciri lingkungan :
 Curah hujan paling tinggi (200 – 225 cm/tahun).
 Suhu rata-rata mencapai 25 0C.
 Musim hujan dan musim kemarau merata sepanjang tahun.
  Intensitas penyinaran tinggi.
 Siang dan malam sama panjang.
Jenis tumbuhan sangat banyak dan komunitasnya sangat kompleks. Tumbuhan tumbuh dengan subur, rapat, tinggi serta banyak cabang dengan daun yang lebat sehingga membentuk tudung atau kanopi. Tumbuhan khas adalah kelompok liana, anggrek, rotan, dan epifit.

Fungsi dan kegunaannya
Fungsinya sebagai paru – paru dunia , sebagai penangkal banjir dimana pohon – pohon sedangkan fungsi dari pada tumbuhan – tumbuhannya seperti rotan yaitu dimanfaatkan sebagai kerajinan seperti kursi dan meja . Tempat hewan – hewan untuk berlindung .  Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis, yang didominasi oleh beberapa spesies pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur. Komunitas vegetasi ini umumnya tumbuh pada daerah intertidal dan supratidal yang cukup mendapat aliran air, dan terlindung dari gelombang besar dan arus pasang-surut yang kuat. Oleh karena itu, hutan mangrove banyak ditemukan di pantai-pantai teluk dangkal, estuaria, delta, dan daerah pantai yang terlindung.



Tumbuhan mangrove
 Tumbuhan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Umumnya mangrove mempunyai sistem perakaran yang menonjol yang disebut akar nafas (pneumatofor). Sistem perakaran ini merupakan suatu cara adaptasi terhadap keadaan tanah yang miskin oksigen atau bahkan anaerob. Zonasi hutan mangrove adalah :
  • Daerah yang paling dekat dengan laut sering ditumbuhi Avicennia dan Sonneratia. Sonneratia biasa tumbuh pada lumpur dalam yang kaya bahan organic
  • Lebih kearah darat, hutan mangrove umumnya didominasi oleh Rhozophora spp. Di zona ini juga dijumpai Bruguiera dan Xylocarpus.
  • Zona berikutnya didominasi oleh Bruguiera spp, selanjutnya terdapat zona transisi antara hutan mangrove dan hutan dataran rendah yang biasa ditumbuhi oleh nipah (nypa fruticans) dan pandan laut (pandanus spp).
Fungsi    hutan mangrove :
  • Sebagai peredam gelombang dan angin badai, pelindung pantai dari abrasi, penahan Lumpur dan perangkap sediment yang diangkut oleh aliran permukaan
  • Hutan mangrove dimanfaatkan terutama sebagai penghasil kayu untuk bahan konstruksi, kayu baker, bahan baku untuk membuat arang, dan juga untuk dibuat bubur kertas (pulp). Disamping itu juga hutan mangrove dimanfaatkan sebagai pemasok larva ikan dan udang alam.
  • Sebagai daerah asuhan (nursery ground), daerah pencarian makanan (feeding ground) dan daerah pemijahan (spawning ground) bermacam biota perairan seperti ikan udang, dan kerang-kerangan, baik yang hidup di perairan pantai atau perairan lepas pantai.
  • Hutan mangrove juga merupakan habitat bagi beberapa satwa liar yang diantaranya terancam punah, seperti harimau sumatera (Panthera tigris sumatranensis), bekantan (Nasalis larvatus), wilwo (Mycteria cinerea), bubut hitam (Centropus nigrorufus), dan bangau tongtong (Leptoptilus javanicus, dan tempat persinggahan bagi burung-burung migran.















    












Tidak ada komentar:

Posting Komentar